Memilih Jurusan Kuliah
Halo anak-anak SMA yang sebentar lagi akan UN! Apakah kalian udah siaaap? Apakah kalian udah tau bakalan kemana abis lulus?
Sebagai masukan kalian, gue akan membahas tentang gimana si caranya milih jurusan kuliah yang tepat versi gue. By the way, gue sekarang udah semester 4 di salah satu universitas swasta di Jakarta Barat. Dan gue memilih jurusan Manajemen Jasa / MICE / Business Event.
Oiya, gue dulu SMK bukan SMA. Karena dari SMP gue udah tau gue nggak tertarik sama pelajaran SMA. Gue juga nggak kepingin masuk ke universitas negri (which is kalau lo ngimpiin masuk ke universitas negri kesempatan akan lebih terbuka lebar kalau masuk SMA). Gue juga dulu berpikir disaat kuliah gue nggak pengen jadi dokter atau anak teknik (yang harus IPA) ataupun kuliah akuntan dan sejenisnya yang memerlukan dasar pelajaran yang dipelajari jurusan IPS. Jadi, gue masuk SMK deh. Jadi, di sini gue nggak akan ngasih tau tips-tips masuk univ negri atau apapun itu karena gue nggak tau, hehe.
OKE. Kita mulai aja. Maaf, kalau kurang berkenan atau gimana. Karena, semuanya berdasarkan pemikiran dan pengalaman gue aja. Selamat membaca!
1. Mengenal Diri Sendiri
Untuk memilih jurusan yang tepat, pastinya lo harus mengenal diri lo sendiri. Lo nggak mau dong mempelajari sesuatu yang nggak cocok sama karakter lo selama empat tahun lamanya? Nah, makanya lo harus pahamin karakter lo itu seperti apa dan cara belajar lo itu bagaimana. Lo harus tanya sama diri lo, "Gue itu seperti apa sih? Gue suka nggak ya berinteraksi sama banyak orang? Gue penakut atau nggak ya? Gue lebih suka hitungan atau hafalan ya? Gue ekstrovert atau introvert ya?" dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Karena menurut gue kuliah amat sangat berbeda sistemnya dari sekolah. Sehingga lo nggak bisa sembarangan pilih jurusan. Di dunia perkuliahan, diri lo sendiri lah the one and only yang bisa menentukan kapan lo akan lulus. Apakah tepat waktu atau malah terlambat? Lo nggak bisa bergantung sama temen lo, dosen lo, atau siapapun. Jadi, kalau mengambil jurusan yang lo tidak nyaman dan tidak sesuai dengan diri lo, maka lo akan kesulitan bertahan dan lulus tepat waktu.
2. Sesuaikan Dengan Cita-Cita
Lebih bagus kalau lo tau spesifiknya lo mau jadi apa. Simple, seperti disaat lo ingin jadi dokter ya lo tinggal masuk kedokteran. Sayangnya, cita-cita kita malah jadi semakin abu-abu kadang di masa-masa seperti ini, ya nggak sih? Entah kenapa yang tadinya kepengen banget masuk ilmu komunikasi dan jadi public relation, tiba-tiba kepengen juga masuk jurusan lain yang lebih related ke diri kita. Ada banyak godaan. Belum lagi banyak universitas yang promosiin jurusan-jurusan mereka ke sekolah lo, atau saran-saran dari temen lo dan orang tua lo yang malah bikin makin buyar. Untuk mengatasinya, setidaknya kalau belum tau apa cita-cita lo, cobalah membayangkan kira-kira lo ingin bekerja di situasi yang seperti apa. Misalkan lo lebih suka dengan rutinitas, duduk di belakang komputer dibanding ketemu sama orang banyak, maka lo cocok banget ngantor. Pilihkan jurusan-jurusan ala kantoran macam manajemen, akuntansi, dan sejenisnya. Kalau lo anaknya bosenan, ingin pekerjaan yang berbeda-beda, suka jalan-jalan, ketemu banyak orang, maka lo bisa ambil jurusan pariwisata, ilmu komunikasi, advertising, Business Event, dll. Pokoknya, sesuaikan dengan keinginan lo bekerja di situasi yang seperti apa.
3. Sesuaikan Dengan Hobi / Passion
Lo hobi dengan seni? Suka menggambar? Suka mendesain? Suka ngomong? Akan lebih mudah kalau lo punya hobi yang related sama jurusan yang ditawarkan di kampus-kampus. Apalagi kalau hobi itu ternyata adalah passion lo juga. Pastinya, akan memudahkan lo dalam menyerap pelajaran ke dalam otak.
4. Cari Tau Tentang Jurusan yang Diinginkan
Berusahalah cari tau jurusan yang lo mau itu seperti apa. Cari tau mata kuliah apa aja kira-kira yang akan lo pelajari. Jangan kayak beli kucing dalam karung. Lo cuma mengira-ngira aja jurusan itu pas buat lo dan pekerjaannya lo banget, tapi ternyata mata kuliahnya banyak yang nggak lo sukain. Kalau gue sih benci banget sama hitungan. Jadinya, waktu milih jurusan, gue berusaha memilih jurusan yang sedikit mata kuliah ngitung-ngitungnya hahaha. Alhamdulillah, sekarang gue nggak kesulitan dalam perkuliahan gue. Makanya, kepo tentang jurusan itu penting.
5. Ketahuilah Batas Kemampuan
Lo harus sadar kemampuan lo itu sejauh mana. Walaupun, gue tau sih bisa banget belajar. Tapi, lebih baik kita sadar diri dulu. Jangan pilih jurusan yang kira-kira otak lo akan kesulitan mempelajarinya. Karena lagi-lagi kuliah tidak seindah di film atau di ftv, dimana lo cuma nongkrong, pacaran, jalan-jalan sama temen, pdkt sama junior / senior. Nyatanyaaaa... lo harus bikin tugas, makalah, makalah, makalah, tugas kelompok, ujian, skripsi. Huuuuft. Sangat jauh dari gambaran di televisi. Tapi, percayalah disaat lo memilih jurusan yang tepat lo akan merasa enteng menjalani itu semua. Jangan lupa sesuaikan dengan budget. Alhamdulillah kalau lo masuk universitas negri. Tapi, siapin juga universitas swasta buat cadangan. Banyak banget temen gue yang terlalu fokus sama univ negri sampai-sampai di saat mereka nggak keterima, mereka malah jadi nganggur setahun. Percayalah, rejeki udah di atur Tuhan. Nggak perlu universitas negri juga buat jadi sukses. Jangan egois dan realistis. Pilih univ swasta yang sesuai budget orang tua. Jangan sampai kuliah lo putus di tengah jalan. Percayalah dimanapun lo berada, kalau lo emas maka akan tetap jadi emas. Jangan gengsian.
6. Jangan Ikutan Temen
Seperti yang gue bilang, kuliah nggak bisa bergantung sama temen. Entah kenapa, sistem perkuliahan nantinya akan merubah proses belajar kalian jadi lebih individual. Jadi, kalau lo cuma ikut-ikutan temen, you have to change your mind. Temen bisa dicari dan datang sendiri kok. Nggak perlu takut cengo karena nggak kenal siapa-siapa saat lo masuk kuliah. Karena mahasiswa yang lain juga mengalami hal yang sama dan itu adalah hal yang sangat normal. Ingat, semakin dewasa kita akan jalani hidup kita sendiri-sendiri, nggak melulu sama teman.
7. Lihat Prospek Jurusan Kedepannya
Untuk mengurangi penyesalan, coba cari tau tentang prospek jurusan lo kedepannya. Apakah lulusan dari jurusan tersebut masih dibutuhkan di masa yang akan datang? Apakah udah terlalu mainstream? Apakah lulusannya udah terlalu kebanyakkan? Kadang, jurusan yang anti mainstream justru banyak dicari di dunia kerja. Tapi, ingat. Nggak perlu ter-la-lu khawatir. Rejeki udah diatur. Tapi, nggak ada salahnya manusia berusaha dan berjaga-jaga.
Udah deh itu aja menurut gue. Gue udah capek ngetik wkwk. Semoga bermanfaat untuk kalian-kalian yang masih galau harus kemana dan gimana sehabis lulus SMA. Semangat kuliahnya! Jadi mahasiswa itu tandanya kalian udah dewasa. Belajar yang bener. Jadilah orang yang bermanfaat. Jangan terseret pergaulan. Karena nggak akan ada habisnya. Jangan lupain mahasiswa itu punya peran penting lho di negara ini. Kalian inget siapa yang menggulingkan orde baru? MAHASISWA. Makanya, dimanapun kalian kuliah nantinya, kalian harus bangga! Negri ataupun swasta sama aja. Rejeki di tangan Tuhan. Manusia cuma bisa mencoba yang terbaik. WELCOME TO THE JUNGLEEEE!!!!








Komentar
Posting Komentar